Tuesday, July 19, 2016

Lambang Jawa Timur, Penjelasan dengan Makna dan Artinya



Berikut ini penjelasan mengenai Lambang Jawa Timur, Penjelasan dengan Makna dan Artinya


Lambang yang digunakan Provinsi Jawa Timur berbentuk perisai. Bentuk dasarnya adalah segi lima. Lambang Provinsi Jawa Timur  ini terdiri dari gambar bintang, pita, tugu pahlawan (yang ada di ibukota provinsi, Surabaya), gunung berapi, pintu gerbang (mirip bentuk candi), sawah-ladang, ada pula padi dan kapas, bunga, dan roda, serta rantai.

Bintang menyimbolkan lambang Ketuhanan Yang Maha Esa yang menerangi kehidupan manusia dan selalu ada di atas. Tugu Pahlawan yang monumen aslinya ada di Kota Surabaya melambangkan kepahlawanan rakyat dari seluruh Jawa Timur yang ikut berjuang di Surabaya dalam perang kemerdekaan Republik Indonesia. Gunung berapi menyimbolkan semangat mencapai masyarakat adil dan makmur, sejalan dengan realitas bahwa gunung berapi identik dengan lahan pertanian yang subur. Pintu gerbang (dari bentuk gerbang candi) sebagai simbol cita-cita perjuangan daro masa lampau dan hingga sekarang. Sawah, sungai, ladang,
kapas, dan padi, serta bunga menjadi simbol kemakmuran. Kemudian roda dan rantai adalah simbol kekuatan dan kerja keras. Di bagian bawah perisai, terdapat tulisan Jer Basuki Mawa Beya dalam pita putih. Ungkapan dalam lambang Jawa Timur terseubut  yang memiliki makna untuk mencapai sebuah keberhasilan membutuhkan usaha, pengorbanan, dan kesungguhan.

Sementara itu, pemerintah provinsi Jawa Timur juga mengeluarkan tafsir ‘resmi’ untuk lambang atau logo Jawa Timur. Berikut ini merupakan makna lambang atau logo Jawa Timur yang dikeluarkan oleh pemerintah provinsi Jawa Timur.

MAKNA LAMBANG JAWA TIMUR

    Daun dengan  bentuk perisai, adalah lambang keamanan serta ketentraman juga kejujuran. Bentuk ini melambangkan dasar dan keinginan hidup seluruh rakyat Jawa Timur. Menjadi daerah yang aman dan tenteram serta terlindungi.

Bintang yang berwarna kuning emas,  adalah perlambang ketaatan terhadap Ketuhanan Yang Maha Esa, dengan lima sudut dan bersinar lima pancaran adalah simbol dari Pancasila. Ideologi dan merupakan Dasar dan Falsafah Negara yang selalu dijunjung tinggi dan senantiasa menyinari jiwa rakyat Indonesia, khususnya rakyat Jawa Timur. Lambang ini menunjukkan bahwa rakyat Jawa Timur adalah masyarakat yang religius.

    Tugu Pahlawan, digunakan sebagai lambang kepahlawanan. Lambang ini untuk melukiskan sifat dan semangat juang serta kepahlawanan rakyat Jawa Timur. Pada masa perang kemerdekaan rakyat Jawa Timur yang berada tak jauh dari Surabaya dan Kota Kabupaten sekitarnya bersatu padu menolak menyerah terhadap tentara sekutu. Hal ini menunjukkan tekad rakyat Jawa Timur yang siap berkorban terhadap negaranya

Gunung berapi. Lambang gunung berapi yang digunakan dalam logo (lambang) Jawa Timur adalah gungung berapi yang selalu mengepulkan asap. Lambang ini mengisyaratkan keteguhan dan kejayaan tekad seluruh rakyat Jawa Timur dengan semangat Dinamis (selalu bergerak), revolusioner pantang mundur (selalu berusaha mewujudka cita-cita bangsa Indonesia) dalam menyelesaikan revolusi menuju cita-cita berupa terciptanya keadaan masyarakat Adil dan Makmur. Lambang ini sekaligus sebagai penanda dan penunjuk bahwa Jawa Timur memiliki banyak gunung api baik yang masih aktif maupun tidak. Keberadaan gunung-gunung tersebut di Jawa Timur juga memberikan pengaruh terhadap kehidupan masyarakat Jawa Timur

    Pintu gerbang, (bentuk pintu gerbang atau gapura dari candi) dengan warna abu-abu. Pintu gerbang candi ini  melambangkan cita-cita perjuangan serta keagungan. Perjuangan dan keagungan yang ada di Jawa Timur di masa silam dan masa depan. Tanda dari masa yang masih nampak (peninggalan di masa kerajaan dan kejayaan Majapahit) dan sebagai lambang batas perjuangan rakyat Jawa Timur untuk menyongsong masa depan dengan semangatnya tetap berada di para patriot Indonesia yang berada di Jawa Timur.

    Sawah serta Ladang dalam logo Jawa Timur yang digambarkan dalam bagian yang berwarna kuning dan hijau. Gambar ini melambangkan kemakmuran, yaitu menunjukkan bahwa Jawa Timur memiliki hamparan sawah-sawah dan ladang-ladang di seluruh wilayahnya yang menjadi sumber dan alat untuk memenuhi kebutuhan serta mencapai kemakmuran.

    Padi dan Kapas. Adanya gambar ini melambangkan sandang  pangan (kebutuhan pokok) yang sekaligus menjadi lambang kesejahteraan. Gambar tersebut memiliki detail, padi digambar dengan 17 bulir padi. Gambar kapas ada 8 buah. Keduanya melambangkan saat-saat keramat dan bersejarah bagi bangsa Indonesia yaitu tanggal 17-8-1945. Hari kemerdekaan Republik Indonesia.

   Gambar Sungai yang bergelombang menandakan bahwa Jawa Timur memiliki banyak sungai yang cukup untuk mengairi seluruh sawah-sawah serta sumber-sumber kemakmuran lain yang ada di Provinsi Jawa Timur.

    Roda dan rantai, menggambarkan situasi Jawa Timur dewasa ini. Provinsi Jawa Timur dengan berbagai macam bangunan dan kegiatan industri. Hal ini menunjukkan bahwa perkembangan dan pembangunan di provinsi Jawa Timur terus bergerak dan berjalan. Lambang ini menunjukkan pula tekad kuat yang tak dapat dipisahkan dan dihentikan,  serta adanya ikatan persahabatan yang biasa ditunjukkan dan ditanamkan  oleh seluruh rakyat Jawa Timur kepada sesama rakyat maupun para pendatang sesama warga negara Indoensia.

    Pita dengan  tulisan Jawa Timur di bagian bawah logo atau lambang Jawa Timur, menunjukkan bahwa itu merupakan lambang Daerah Provinsi Jawa Timur.

    Pita dasar berwarna putih dengan tulisan JER BASUKI MAWA BEYA (ungkapan Jawa Klasaik) yang juga merupakan moto Provinsi Jawa Timur. Moto tersebut mengandung makna yang dalam. Secara harfiah dapat diartikan dengan ingin bahagia butuh biaya. Secara lebih rinci maksud dari moto Jawa Timur yang ada di Lambangnya adalah untuk mencapai sebuah kebahagian maka diperlukan biaya yang tidak sedikit. Biaya tersebut berupa pengorbanan, kesungguhan, dan kerja keras yang tiada henti

Demikian penjelasan mengenai Lambang dan Logo Jawa Timur dengan segala makna filosofis yang terkandung di dalamnya. Semoga menjadi inspirasi dan dapat dimengerti untuk kemudian diresapi.

No comments:

Post a Comment